<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Candria's page</title>
	<atom:link href="http://candriawijaya.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://candriawijaya.wordpress.com</link>
	<description>"Bacaan ringan pengisi waktu"</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Jan 2009 15:42:50 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='candriawijaya.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Candria's page</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://candriawijaya.wordpress.com/osd.xml" title="Candria&#039;s page" />
	<atom:link rel='hub' href='http://candriawijaya.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Israel-Palestina (Kasih yang tertunda)</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/20/israel-palestina-kasih-yang-tertunda/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/20/israel-palestina-kasih-yang-tertunda/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Jan 2009 15:30:52 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Politik]]></category>
		<category><![CDATA[agama]]></category>
		<category><![CDATA[bersaudara]]></category>
		<category><![CDATA[bersenjata]]></category>
		<category><![CDATA[Dogma]]></category>
		<category><![CDATA[fundamental]]></category>
		<category><![CDATA[Gaza]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[isu]]></category>
		<category><![CDATA[Konflik]]></category>
		<category><![CDATA[konservatif]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<category><![CDATA[Perang]]></category>
		<category><![CDATA[perang terbuka]]></category>
		<category><![CDATA[yahudi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://candriawijaya.wordpress.com/?p=92</guid>
		<description><![CDATA[Fenomena konflik bersenjata antara Israel dan Palestina akhir-akhir ini menjadi bahan sorotan paling mengemuka di tengah-tengah media masyarakat dunia. Konflik yang berkepanjangan ini seolah sudah menjadi kutukan bagi kehidupan politik maupun system konservatif di dalam dogma keagamaan. Kedua istilah ini yang saya pakai untuk memandang berbagai perjalanan panjang sebuah peperangan kedua “bersaudara” ini. Setidaknya poin [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=92&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Fenomena konflik bersenjata antara Israel dan Palestina akhir-akhir ini menjadi bahan sorotan paling mengemuka di tengah-tengah media masyarakat dunia. Konflik yang berkepanjangan ini seolah sudah menjadi kutukan bagi kehidupan politik maupun system konservatif di dalam dogma keagamaan. Kedua istilah ini yang saya pakai untuk memandang berbagai perjalanan panjang sebuah peperangan kedua “bersaudara” ini. Setidaknya poin kedua yang saya sebutkan tidak jauh berseberagan dari banyak pandangan yang menyertainya, meskipun saya sendiri secara pribadi tidak begitu sepaham dengan pernyataan itu.</p>
<p>Adapun alasan saya membuat kedua pernyataan tersebut adalah sebagai berikut. Yang pertama, -secara sederhana- disebutkan didalam ilmu Hubungan Internasional, bahwa perang terbuka merupakan bentuk lain dari proses diplomasi. Jadi peperangan bukan dianggap sebagai kegagalan diplomasi namun justru merupakan kepanjangan dari proses diplomasi. Yang kedua, peperangan ini tidak selalu berlanjut secara terbuka dengan menggunakan pertempuran bersenjata. Terbukti bahwa ketika presiden Yasser Arafat memimpin Palestina, berulang kali konflik bersenjata bisa diredam dengan menggunakan pendekatan negoisasi diantara kedua belah pihak.</p>
<p>Sedangkan pernyataan saya mengenai poin yang kedua dilandasi dengan alasan sebagai berikut. Yang pertama, banyak kalangan fundamentalis Islam terutama mereka yang bukan dari kalangan moderat menganggap bahwa peperangan tersebut merupakan perang agama. Konflik yang terjadi merupakan kepanjangan dari kebebalan Israel sebagai pembangkang dari segala titah Tuhan. perang terhadap bangsa Muslim dianggap sebagai peperangan terhadap bangsa Tuhan. Bahkan  peperangan tersebut dianggap sebagai peperangan turun temurun sejak jaman nabi-nabi hingga sekarang. Yang kedua, jika kita amati konflik bersenjata yang kerap kali terjadi terutama pada masa rezim Yasser Arafat dengan PLO-nya, selalu dimotori oleh Hamas sebagai kelompok Islam terbesar di Palestina. Setiap ledakan dan gempuran roket yang dialamatkan ke Israel selalu di klaim sebagai pertanggungjawaban kelompok Hamas. Sampai-sampai proses perdamaianyang diusahakan oleh PLO selalu gagal oleh sikap Hamas. Kelompok Hamas selalu menganggap PLO sebagai “lemah dan membuang-buang waktu”. Kenapa Hamas begitu harga mati terhadap kehancuran Israel? Tentu saja sikap itu lahir dari keyakinan bahwa Israel merupakan musuh Tuhan. Sehingga misi Hamas adalah menghancurkan Israel sebagai musuh Tuhan.</p>
<p>Sudah pasti masih banyak lagi variabel-variabel lain yang menyertai selain yang saya ungkap diatas. Namun pembahasan lebih komprehensif apalagi secara sepihak hanya akan menimbulkan banyak kontroversi bahkan mungkin juga kecaman. Lagipula tujuan saya menulis skripsi ini bukan untuk menyebarluaskan pendapat saya mengenai ketegangan kedua “bersaudara” ini. Otak dan ilmu yang pas-pasan serta pengetahuan yang dangkal mengenai konflik mereka yang sangat kompleks tidak memungkinkan saya untuk lebih lanjut ikut-ikutan ngomong. Memaksa tangan saya untuk mengetik mengalirkan opini dari otak saya mengenai mereka menjadi sebuah ketakutan saya bahwa saya akan tergelincir kepada keberpihakan. sementara ini adalah isu yang sangat sensitif, sedangkan sebagian besar masyarakat kita bukanlah masyarakat yang moderat.</p>
<p>Mungkin bukan saya yang akan memberikan komentar mengenai koflik tersebut, namun saya hanya ingin berbagi kepada pembaca mengenai pendapat banyak orang mengenai isu tersebut dengan mengekspos percakapan sebuah forum milis disebuah situs komunitas yang saya ikuti. Percakapan mereka sederhana, luwes, apa adanya dan cenderung “nyelelek” (baca=tidak serius), karena mungkin mereka bukan politikus. Sejauh yang saya tahu mereka adalah orang-orang yang punya banyak waktu untuk bermain perang-perangan (Bukan bermain-main dengan perang apalagi berperang dengan main-main atau bermain ditengah perang. Walahh… )</p>
<p>Membaca percakapan mereka membuat saya tertarik untuk ikut mengangkat isu tersebut dari sisi realita tentang pemahaman sekelompok orang yang mungkin saja mewakili banyak orang di negeri kita. Namun sekali lagi bukan tujuan saya untuk memberi wacana keberpihakan kepada pembaca. Saya hanya mengangkat isunya dan bukan isi dari pemahaman saya mengenai konflik tersebut. Percakapan diambil dari sebuah forum komunitas airsofter di Jakarta yang bernama NOCOM ( North Commando ) yang beralamat jaringan di www.nocomunit.proboards102.com</p>
<p>Silahkan anda menyimaknya, begini ceritanya…</p>
<p><strong>Hiruka :</strong></p>
<p>parah gila yha, reporter aja masih d tembak ma sniper israel.. parah sumpah.. yang nembak otaknya d mane yha?? yang d tembak sengsara dolo trus mampus masih d tembak gila&#8230; kalo g yang d sono c ampun2 dhe&#8230;</p>
<p><strong>Rheinmetall : </strong></p>
<p>al jazeera? lemme tell you something boy. di gaza, sipil, milisia, sama tentara hamas itu bisa dibilang gak beda jauh. kalau emang ternyata itu wartawan mencurigakan gerak geriknya, ya tembak. apalagi kalau misalnya di sterilized zone hehehehe</p>
<p><strong>VOC </strong>:</p>
<p>betul itu&#8230;</p>
<p><strong>Rheinmetall </strong>:</p>
<p>tapi ya well&#8230;it&#8217;s warzone&#8230; yang uda masuk sana, uda mau gak mau uda kena resiko kehilangan nyawa. sedih sih&#8230;.cuma ya&#8230;.begitulah perang. bersyukurlah kita-kita yang ditembak dengan BB 6mm masih mau ngaku. kalau yang ditembak pake 7.62&#215;51&#8230;.gimana mau ngaku? Hehehhe</p>
<p><strong>bigD </strong>:</p>
<p>agree&#8230;  review dikit utk video yg diatas : yg ditembak itu cameraman ( bukan mentang2 seprofesi ) dan lokasinya ditempat yg open pula. tp kita ga tau yg nembak itu sniper atau bukan. kalo yg nembak sniper mah jelas2 t o l o l, masa iya dengan scopenya dia ga bs bedain mana musuh mana wartawan. apalg jelas2 itu orng lg megang camera (sayang cameranya euy SONY proZ1S huhuhuhuhu&#8230;.) dan kalo diproses dan ternyata orng yg ditembak itu adalah benar2 wartawan maka itu dah salah satu bukti kejahatan perang. Tp kalo yg nembak, tentara yg baru kemaren sore lulus kelas menembak mah ya wajar lah walaupun itu ms sesuatu yg t o l o l. mengapa t o l o l&#8230;??? ya wong orang dah mati ms ditembak lg hehehehehehehehe</p>
<p><strong>bugyboy </strong>:</p>
<p>kali ini emang sniper israel emang lagi goblok nembak dod (bigD), diterangin kok sama al jazeera,&#8230;</p>
<p>@jay (Rheinmetall) mau mencurigakan apa tidak emang zionis udah gila jay, mereka parno ngga bisa bedain sipil,journalis anak kecil sama combatan, banyak pelanggaran2 perang dan konvensi jeneva yg telah dilanggar dan ngg apernah digubris oleh israel dari ti baheula&#8230;.</p>
<p><strong>bugyboy </strong>:</p>
<p>intinya kalo dah mengorbankan sipil terutama perempuan dan anak2 bagi Saya itu sama aja coward&#8230; duel royal battle 1:1 lebih mantab dan jantan menurut Saya&#8230; tapi sementara Saya masih mikirin gimana rekan2 ini pada mulai waspada banjir ngga nih? gading section? pluit section? pademangan? sunter? kemayoran? yg lainnya?</p>
<p><strong>BigD </strong>:</p>
<p>gading siaga 2 euy&#8230;</p>
<p><strong>Rheinmetall </strong>:</p>
<p>ya namanya juga israel wuekekekke.dari awal berdiri aja itu negara uda ditakdirkan buat perang molo wuakakkkaa. tapi ngomong-ngomong soal battle royale&#8230;..puri sih aman. tapi gile Saya uda hari keempat berangkat pulang-pergi ujan-ujanan&#8230;.kudu stok vitamin C neh -_-&#8217;</p>
<p><strong>gunners </strong>:</p>
<p>gading banjir , termasuk wilayah rumah saya , tapi ndak apa2 ini rejeki dari yg diatas , wakakakakakakk , sekalian belajar skirmish di air ngikut gaya SEAL.</p>
<p>@ Jay (Rheinmetall) Apa pun yg terjadi di jalur Gaza Palestina semua adalah kesalahan Israel , perbuatan tersebut adalah kejahatan perang , anak2 mati terbunuh , ibu2 mati terbunuh , bpk2 mati terbunuh dan civilian juga banyak yg terbunuh , bagaimana klu ini terjadi terhadap keluarga dan Negara anda???. kita skrismish di Airsoft aja klu ada civilian lewat kita berhenti baku tembak , koq ini dlm perang yg sebenarnya malah sebaliknya , aneh tp nyata.</p>
<p>@ Nocomers Ada yg mau ikut saya skirmish di Gaza ?? huahahahahahah   <strong></strong></p>
<p><strong>Larepati </strong>:</p>
<p>@@@@@@@@  sebenarnya ada yang patut saya sesalkan mengenai kondisi israel &amp; palestina. saat pemerintahan palestina masih dipegang rezim PLO, gak banyak kejadian perang diantara mereka. setidaknya itu pantauan saya dari sekitar tahun 1995.  politik diplomasi yang dijalankan yasser arafat waktu itu cukup signifikan meredam berbagai konflik berpisang . namun mungkin ketidak sabaran warga palestina atas hak kemerdekaan yang seharusnya menjadi milik mereka tidak juga tercapai. hingga akhirnya sepeninggal yasser arafat, warga palestina memilih hamas untuk memimpin pemerintahan. dimana hamas merupakan organisasi islam yang notabene sangat radikal dalam melawan israel, dengan target utama menghapuskan israel dari peta dunia. dengan latar belakang itulah, maka sejak pemerintahan palestina dipegang rezim hamas gerakan melawan isarel makin gencar dilakukan. sehingga praktis pada masa hamas banyak terjadi konflik berpisang . mungkin ini adalah puncak konflik itu, dimana hamas sendiri sebagai gerakan perlawanan islam terbesar di palestina, memiliki pasukan reguler yang tidak berbeda dengan masyarakat sipil biasa. sehingga sulit untuk membedakan mana sipil mana militer. ini adalah peperangan. dan banyak sekali pertimbangan yang telah dimasak untuk memutuskan itu. itulah kejamnya politik. jalan buntu dalam dunia politik adalah konflik, dan konflik antar negara merupakan perang. baik perang terbuka maupun perang dingin. semua berujung pada titik yang sama. PEMBUNUHAN. maturnuwun&#8230;</p>
<p>@nocomers buat saya rezim israel &amp; hamas sama2 binatang yang haus darah. sebaiknya kita doakan para korban yang gak berdosa yang sebagian besar merupakan wanita &amp; anak2.</p>
<p><strong>Antz </strong>:</p>
<p>mending berendem yukkkkkk&#8230;wakakakaka</p>
<p>@gunners SIAP JENDRAL!!!!!!!!!!!!!!!!!!  Tjapoenkg : menurut saya kemerdekaan adalah hak suatu bangsa, hak mereka juga untuk mempertahankan kemerdekaannya dengan cara apapun seperti hak makhluk untuk hidup, bukannya dulu kita juga dijajah begitu ada perjuangan dibilang ekstrimis lah , rampok lah (ini juga menurut mbah ku yg cerita ke daku) pokoknya ada org berjuang tapi di anggap yg ngga2 ajah, tapi akhirnya merdeka karena perjuangan juga yg nota bene nya didalamnya ada kekerasan , kebrutalan, sadis dll (hiy ngeriii) apakah itu juga disalahkan untuk org yg berjuang demi kemerdekaannya? ojek payung&#8230;&#8230;&#8230;. yang butuh payung&#8230;&#8230;. ayo sodara2 yg butuh payung</p>
<p><strong>bugyboy </strong>:</p>
<p>merdeka !!!!&#8230;&#8230;&#8230;.. pokoknya yg namanya penjajah tetap aja penjajah sampe skarang aja belanda masih malu ati, cuma malingsia yg masih bangga sebagai mantan negara jajahan&#8230; pembunuh anak2 dan perempuan tetap harus dilaknat !!!! pisaaaang goreeeeng&#8230; !!!!! om pisang goreeeng ooom !!!! anget anget lumayan forum jadi angeeet !!!!</p>
<p><strong>antz </strong>:</p>
<p>sebenernya klo mnrt g sich, dalam hal ini gak ada yang bener gak ada yang salah..MAKSUDNYA???Semua itu punya argument masing2&#8230;.misalnya dari sudut pandang israel:mereka bilang bom disimpen di public places, sehingga harus di bom juga, trus ada lagi yang menyatakan klo Palestina menggunakan sipil sebagai tamengnya, trus palestina yang meroket ISRAEL terlebih dahulu,dsb&#8230;kemudian dari sudut pandang palestina menyatakan bahwa israel memang mengincar sipil (dan tidak bisa dimaafkan),dsb&#8230;. KESIMPULANNYA bila kita melihat argumen dari masing2 negara&#8230;ya semua membela hak-haknya, dan ini benar. Nah sekarang hanya bagaimana kita menyikapinya saja&#8230;.karena g rasa pemberitaannya juga kurang seimbang, dalam arti sepertinya yang disorot kok korban di pihak Palestina, padahal g yakin di pihak Israel pun ada korban (sipil maupun militer). Maksud g disini adalah..mari kita jangan menyalahkan siapa2&#8230;.sebaiknya kita ambil hikmah dari kejadian tersebut&#8230;.dan kita bantu mendoakan mereka (palestina n israel) terutama para politikus nya agar bisa diberi penerangan oleh Tuhan, agar dibukakan pintu maaf, mata hati, dan hati nurani nya. Amin??? Hanya pemikiran g aja sih, mohon maap bila ada kekurangan. BTW&#8230;.dijual minuman&#8230;aqua..2tang&#8230;VIT&#8230;.segala ukuran ada&#8230;.minuman&#8230;minuman!!!!</p>
<p><strong>bugyboy </strong>:</p>
<p>kagak ton (antz) Saya tetep menyalahkan ISRAEL karena sudah MENJAJAH PALESTINA, dari dulu memang negara2 feodal yg mendukung mereka example Sekutu US,Inggris&#8230; inti awalnya adalah penjajahan ditambah PBB gemblung mengakui negara penjajahan tahun 48&#8230; andaikan bangsa judaisme menerima pemberian negara inggris di suatu tempat di uganda untuk berkembangnya bangsa yahudi maka ngga akan ada pertumpahan darah di timur tengah,&#8230;. bangsa yg terjajah lebih rela berkorban nyawa daripada bangsa yg dijajah&#8230; kayak kita dulu aja ratusan juta bahkan lebih nyawa2 pejuang kita belom dari jaman kerajaan dan kesultanan nusantara yg berjuang berkorban demi kemerdekaan atas penindasan dan perampasan tanah bumi pertiwi ini. Cuma bangsa2 penjajah aja yg bilang bangsa yg dijajahnya teroris,extrimis dll. Padahal mereka juga sebenernya the real teroris n extrimis !!! Ingat bro&#8230; Someday mereka bukan hanya menjajah negara itu tapi kita bisa dijajah kembali terutama otak2 kita yg sudah di cuci untuk turut mengatakan bahwa pelaku teroris adalah rakyat dari negara terjajah, padahal mereka berjuang untuk kemerdekaan atas tanah mereka sendiri&#8230; Awal Israel masuk ke tanah palestina sudah melakukan teror dengan membunuh membantai membantai rakyat2 di pesisir mereka ngga perduli itu orang islam kristen penyembah lembu dll pokoknya diteror sampe pergi dari pesisir pantai palestine&#8230;&#8230; FYI sekali penjajah tetap penjajah dan penjajah selalu melakukan segala cara agar negara yg dijajahnya itu jelek namanya seperti indonesia yg dulu dibilang segala macam oleh belanda dan inggris&#8230; Kemerdekaan adalah hak setiap umat diatas bumi ini. teh aqua teh aquana kang?&#8230; lemper tahu ciki stik lontong telor puyuh&#8230; bade kang?&#8230;.</p>
<p><strong>antz </strong>:</p>
<p>waduh&#8230;AMIN aja dah&#8230;.diajak berendem yah AMIN&#8230;.diajak diskusi soal Gaza yah AMIN..pokoknya AMIN aja dah&#8230;pusing juga yachh&#8230;..mending mikirin banjir!!!!!</p>
<p><strong>Larepati </strong>:</p>
<p>untuk ukuran kita yang sangat awam mengenai kompleksitas perpolitikan, apalagi manajemen perang seperti ini, bagi saya anton (antz) cukup bijak menyikapi fenomena israel-palestina. (pdhal siapa tahu, mereka berdua di alam fana ternyata adalah suami-istri, kkkkkkkk&#8230;&#8230;&#8230;..) jadi saya putuskan, pemenangnya adalah&#8230;&#8230;.SEMUUUTTTTT&#8230;&#8230;.! manggarai&#8230;manggarai&#8230;manggarai&#8230;.. yo..yo..yo&#8230;.mas, geser mas, geser mas, masih cukup&#8230;.!</p>
<p><strong>gunners </strong>:</p>
<p>Klu boleh saya sedikit beri gambaran tentang Palestina : Negara Palestina adalah tanah perjanjian yg telah di putuskan oleh ALLAH dan tidak disebutkan untuk siapa ini ada dalam kitab suci oleh krn itu klu Palestina dan Israel berdamai tandanya dunia akan kiamat.  Klu soal Palestina memulai duluan dng meroket Israel , bisa saja orang Israel sendiri yg meroket negaranya dari wilayah Palestina atw membayar orang untuk meroket Israel (who nows , hanya Tuhan yg tau) , dng alasan tersebut Israel bisa memulai peperangan melawan Palestina. Dari dulu Israel adalah negara yg tidak punya tanah (wilayah) dan Israel ingin menguasai Palestina seluruhnya.  Klu menurut saya lebih baik kedua negara tersebut di adu aja lewat skirmish rutin (tiap minggu) dng menggunakan airsoft , jadi korban sipil tdk akan pernah ada yg meninggal , wakakakakkak cang cimen &#8230;&#8230; cang cimen&#8230;&#8230; kacang moci permen&#8230;&#8230; rapat&#8230;rapat&#8230;. dua tiga&#8230;.dua tiga</p>
<p><strong>Larepati </strong>:</p>
<p>bener2 israel-palestina adalah negara dgn penduduk yg kaya2. AEG mereka sangat lengkap, dengan replika peralatan tempur yang lengkap. dari replika rifle sampai roket, tank dan pesawat tempur. cuman sayangnya standar fps yang mereka gunakan sangat kelewat batas, itu adalah contoh bagi kita supaya jangan mikirin upgrade melulu. biang berantem tuh! ngerti! ya udah, bang&#8230;bang&#8230;tungguuuuuu&#8230;..liwat blokM gak??????!!!!!!!!!</p>
<p><strong>Tjapoenkg </strong>:</p>
<p>BTW waktu nocom skirmis &#8230;.. ga ada jurnalis yg kena bb nyasar kan????????? @ BigD: tuh nomor semuanya masih valid????????? kalo mo daftar tuh nomor ke siapa yah???????????  Antz : Pertama-tama saya ingin berterimakasih untuk Tuhan yang sudah mengijinkan saya sehat sampai sekarang, kemudian orang tua dan keluarga saya yang sudah membuat saya sampai seperti sekarang ini, juga teman NOCOM maupun orang lain yang sdh mendukung saya sampai saya bisa memenagkan ini&#8230;.THX ALL&#8230;dan saya persembahkan piala ini u ntuk WORLD PEACE!!!!!</p>
<p><strong>Larepati </strong>:</p>
<p>dimohon kepada &#8220;saudari&#8221; hiruka selaku pemilik dari thread ini, untuk naik keatas balkon dan memberikan piala penghargaan kepada saudari semut sebagai pemenang lomba waria narsis seluruh jakarta. selepas itu, mohon saudari hiruka untuk loncat dari atas balkon dengan posisi kepala dibawah. kkkkkkkkkkk&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;&#8230;..</p>
<p>[candria]</p>
<br />Posted in Opini, Politik Tagged: agama, bersaudara, bersenjata, Dogma, fundamental, Gaza, Islam, Israel, isu, Konflik, konservatif, Muslim, Palestina, Perang, perang terbuka, yahudi <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/92/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/92/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/92/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=92&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/20/israel-palestina-kasih-yang-tertunda/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>IBU</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/13/ibu-2/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/13/ibu-2/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 16:27:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relief Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi Ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://candriawijaya.wordpress.com/?p=86</guid>
		<description><![CDATA[Waktu berjalan menghempaskan masa lalu Renjana memudar laksana petang mengganti pagi Kerinduan seorang ibu adalah kerinduan kepada kemanusiaan Tangannya mengukir masa depan dengan penuh cinta Tangisnya memberi kerelaan bagi segala pengorbanan Membuat dunia berharap akan belas yang senantiasa mengalir Kenangan menjadi persembahan terindah baginya Tatkala mentari pagi membasuh sang buah hati bagai mempelai bagi dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=86&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormalCxSpFirst" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Waktu berjalan menghempaskan masa lalu</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Renjana memudar laksana petang mengganti pagi</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Kerinduan seorang ibu adalah kerinduan kepada kemanusiaan</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Tangannya mengukir masa depan dengan penuh cinta</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Tangisnya memberi kerelaan bagi segala pengorbanan</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Membuat dunia berharap akan belas yang senantiasa mengalir</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Kenangan menjadi persembahan terindah baginya</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Tatkala mentari pagi membasuh sang buah hati bagai mempelai bagi dunia</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Benarkah itu yang senantiasa dia inginkan?</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Pergumulan hidup memasung setiap ibu </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Untuk menghantar sang putera meniti pelangi kehidupan</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Rindu, tangis, senyum dan kelemahannya</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hanya menceritakan cinta yang takkan pernah terucap</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Akankah kehidupan bergulir seperti yang kau harapkan?</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Sementara Sang Perawan Suci telah meneriakkan kepedihan</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Ketika Sang Anak Manusia mati tiada berdaya</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Darah tiada arti lagi, air mata, kerinduan&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Segalanya terserak oleh kebekuan kehidupan</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Penghianatan kepada cinta, penghianatan bagi penghembus kehidupan</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Namun seperti Sang Maha Dewi terangkat ke surga,</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Demikian sang ibu semestinya menapak</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Meraih nilai tertinggi, mengangkat setiap hati</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Karena “Ibu” adalah gelar yang menjadi simbol bagi kesetiaan</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Manusia selalu dibuai dalam pangkuannya</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Manusia selalu merindukan dekapannya</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Hingga melibas segala kemunafikan, dan meluruhkan segala racun kehidupan</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Dia, sang ibu&#8230;</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Adalah pencipta mata air ditengah padang pasir</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Cintanya bertubi-tubi melewati tujuh samudera</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Adalah hati bagi segala mahakarya disepanjang waktu dan sejarah</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Lingkarannya takkan pernah habis.</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Cinta, kerinduan, tangis, senyum, ketulusan tanpa pamrih&#8230;<span> </span></span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Jika habis, dunia juga ikut habis.</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">( untuk semua ibu, karena ibuku ingin semua ibu dimuliakan )</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"><br />
</span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;"> </span></p>
<p class="MsoNormalCxSpMiddle" style="line-height:normal;"><em><span style="text-decoration:underline;"><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">Anda/220408/01:30WIB</span></span></em></p>
<br />Posted in Relief Kehidupan Tagged: Puisi Ibu <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/86/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/86/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/86/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=86&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/13/ibu-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lukisan Sang Cinta</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/13/ibu/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/13/ibu/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Jan 2009 15:40:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Relief Kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi Cinta]]></category>
		<category><![CDATA[Puisi Ibu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://candriawijaya.wordpress.com/?p=74</guid>
		<description><![CDATA[Cinta adalah samudera tanggung jawab dalam hidupmu, engkau akan bahagia karenanya.Tapi bukan bahagia karena hasrat yang akan terkubur bersama jasadmu. Namun engkau bahagia karena engkau menjadi manusia. Ketika semua terlelap dalam diam engkau akan dapat lebih merasakan betapa agungnya cinta, selalu terukir dalam jiwa setiap insan menggenapi titah Sang Agung dari alam penciptaan. Namun dia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=74&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Cinta adalah samudera tanggung jawab dalam hidupmu, engkau akan bahagia karenanya.Tapi bukan bahagia karena hasrat yang akan terkubur bersama jasadmu. Namun engkau bahagia karena engkau menjadi manusia. Ketika semua terlelap dalam diam engkau akan dapat lebih merasakan betapa agungnya cinta, selalu terukir dalam jiwa setiap insan menggenapi titah Sang Agung dari alam penciptaan. Namun dia tak akan pernah muncul dari gegap gempita suka citamu, ataupun dari kerinduan yang memabukkan yang lahir dari naluri dagingmu. Dia ada disampingmu ataupun didalam jiwamu, sembunyi didasar samudera hasratmu. Hanya sang pemberani yang melepaskan jubah kebesaran duniawinya yang dapat melihatnya sebagai sekuntum bunga suci nan harum semerbak hingga menembus dinding surgawi. Karena hanya dengan penghayatan penuh ketulusan kau dapat melihatnya keluar dari tubuhmu, dari pori-pori kulitmu. Saat itulah kau akan merasakan penderitaan Sang Anak Manusia, meregang nyawa dikayu salib. Dan seperti Dirinya juga kau akan merasakan keajaiban, memancar laksana matahari di kala fajar, dan terbang tanpa sayap. Dia tak pernah akan muncul dari keinginan-keinginan jiwamu, karena keinginan-keinginan akan melahirkan syarat-syarat yang makin menghimpitnya menemukan jalannya. Jika kau merindukannya, biarkan senandung malam yang akan mengundangnya. Biarkan hanya rembulan yang akan menerangi jalannya, dan kesunyian akan menjadi doa baginya. Karena penderitaanmu adalah kebahagiaan bagi sang terkasih, dan pederitaannya akan menjelma kertak gigimu. Karena jika kau merasa memiliki cinta maka akan ada korban, sebaliknya jika kau tak memiliki cinta kau akan binasa. Cinta ada di dalam jiwamu, namun bukan milikmu juga bukan miliknya. Dia akan selalu ada menaungi setiap insan laksana Roh Kudus. Karena itu dirimulah hamba dari Sang cinta.</p>
<p>Anda/Januari 2008</p>
<br />Posted in Relief Kehidupan Tagged: Puisi Cinta, Puisi Ibu <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/74/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/74/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/74/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=74&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/13/ibu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>3 Ways to Stop Feeling Guilty</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/12/3-ways-to-stop-feeling-guilty/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/12/3-ways-to-stop-feeling-guilty/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2009 17:38:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[berpikir simple]]></category>
		<category><![CDATA[guilty]]></category>
		<category><![CDATA[lebih baik terlambat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/12/3-ways-to-stop-feeling-guilty/</guid>
		<description><![CDATA[1. Singkirkan kata &#8220;seandainya&#8221; Kata ini justru semakin memperbesar rasa bersalah. Ubah cara pikir ini, jangan menyesali tapi marahlah pada penyebabnya. Misal, kenapa saya menghabiskan terlalu banyak waktu di kantor? Kenapa saya tak bisa menahan diri untuk tidak belanja? Pikiran ini akan mendorong Anda untuk memperbaiki keadaan. 2. Berpikir simple Maunya kita melakukan banyak hal. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=65&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>1. Singkirkan kata &#8220;seandainya&#8221;</strong><br />
Kata ini justru semakin memperbesar rasa bersalah. Ubah cara pikir ini, jangan menyesali tapi marahlah pada penyebabnya. Misal, kenapa saya menghabiskan terlalu banyak waktu di kantor? Kenapa saya tak bisa menahan diri untuk tidak belanja? Pikiran ini akan mendorong Anda untuk memperbaiki keadaan.</p>
<p><strong>2. Berpikir simple</strong><br />
Maunya kita melakukan banyak hal. Bila terlewat, merasa bersalah karena tidak menyambar kesempatan. Padahal yang banyak belum tentu membawa hasil positif. Bisa-bisa Anda stres, dan akibatnya terkena banyak penyakit. Berpikir simple, tidak semua kesempatan kita iyakan. Say yes to opportunity means saying yes to ourselves.</p>
<p><strong>3. Lebih baik terlambat</strong><img class="alignleft size-full wp-image-67" src="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2009/01/141519p.jpg?w=298&#038;h=225" alt="" width="298" height="225" /><br />
Lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali. Tak ada kata terlambat untuk melakukan sesuatu yang tertunda. Anda pasti punya alasannya. Yang penting, cari waktu dan lakukan segera. [Kompas]</p>
<br />Posted in Artikel Tagged: berpikir simple, guilty, lebih baik terlambat <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/65/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/65/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/65/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=65&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/12/3-ways-to-stop-feeling-guilty/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2009/01/141519p.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>The Davinci Code, dan Pendewasaan Iman (2)</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/01/the-davinci-code-dan-pendewasaan-iman-2/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/01/the-davinci-code-dan-pendewasaan-iman-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 17:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[The Davinci Code]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://candriawijaya.wordpress.com/?p=58</guid>
		<description><![CDATA[Jujur saja, waktu iklan film The Davinci Code tersebut muncul di TransTV saya agak berpikiran negatif terhadap rencana penayangan tersebut. Karena bagaimanapun juga cerita film tersebut berhubungan dengan isu-isu keagamaan yang umumnya cenderung sensitif, apalagi ceritanya merupakan pemutar-balikkan fakta sejarah tentang Gereja Katolik. Kekuatiran saya lebih dalam ketika saya berpikir bahwa bukan tidak mungkin pembiaran-pembiaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=58&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jujur saja, waktu iklan film The Davinci Code tersebut muncul di TransTV saya agak berpikiran negatif terhadap rencana penayangan tersebut. Karena bagaimanapun juga cerita film tersebut berhubungan dengan isu-isu keagamaan yang umumnya cenderung sensitif, apalagi ceritanya merupakan pemutar-balikkan fakta sejarah tentang Gereja Katolik. Kekuatiran saya lebih dalam ketika saya berpikir bahwa bukan tidak mungkin pembiaran-pembiaran anti tenggang rasa dengan penayangan film-film semacam itu akan menjadi kebiasaan negatif para pengelola acara TV demi tujuan komersial, namun selalu mengesampingkan unsur-unsur tenggang rasa terhadap penganut agama lain, khususnya umat Kristen.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Namun perasaan saya tersebut tidak berlangsung lama ketika saya mulai menyadari bahwa koridor iman saya tidak bisa dibatasi dengan masalah sepele seperti itu, meski moralitas etika para pengelola acara TV tetap tidak bisa dibenarkan dengan penayangan film-film semacam itu. Justru sebaliknya saya ikut menyaksikan film itu hingga selesai hampir pukul 03.30 dini hari.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dari situ muncul muncul pemikiran dibenak saya, bahwa para pengelola acara tersebut tidak merasa takut atau kuatir akan kemungkinan munculnya aksi protes yang dilakukan umat Kristen. karena memang pada kenyataannya beberapa waktu lalu RCTI juga pernah menayangkan film tersebut dan semuanya berjalan lancar tanpa ada insiden apapun menyusul penayangan film tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kenapa umat Kristen seolah acuh dengan berbagai kontroversi yang “menampar” keyakinan tersebut. Sementara novel Dan Brown sebelumnya yang berjudul “Malaikat dan Iblis” juga berisi tidak jauh dari kontroversi mengenai Kekristenan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kristen sendiri diajarkan oleh Yesus dengan pondasi “kasih”. Konsep kasih yang diajarkan oleh Yesus sendiri merupakan bentuk penyerahan diri secara total kepada Tuhan. Dengan demikian penerapan dalam kehidupan Gereja adalah saling mengasihi satu sama lain. Totalitas dalam panyerahan diri kepada Tuhan tidak membutuhkan kompensasi dan syarat apapun. Karena Tuhan sendiri tidak memiliki pamrih atas manusia dan tidak menuntut apapun atas manusia, maka manusiapun diharapkan dapat meneladani Tuhan melalui Yesus Kristus untuk menerima manusia lain apa adanya. Tanpa syarat, pamrih, apalagi kompensasi. Dengan demikian sikap menuntut untuk dihargai, dihormati dan tidak dilecehkan sangat jauh berpaling dari konsep kasih. Diluar itu, sikap-sikap demikian hanya akan melahirkan pandangan curiga, saling membenci dan merasa tidak diperlakukan dengan adil. Buah dari semuanya itu adalah perpecahan, pengkotakan komunitas dan lebih parah lagi adalah peperangan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Sudah jelas bahwa bersikap apriori dan menindak dengan kekerasan beredarnya media-media seperti itu bukan tindakan bijaksana mengingat kondisi negeri kita yang sedang membangun. Negeri kita membutuhkan ketenangan dan kondisi yang kondusif untuk membangun. Dilingkup yang lebih luas, yakni dunia, Kekristenan menjadi sebuah keyakinan yang paling tua dengan proses pendewasaan yang berlangsung selama kurang lebih 2000 tahun. Berpangkal dari kelahiran Kristus dan pengajarannya dalam Perjanjian Baru, para penerus Kristus terus mengembangkan sikap spiritualitas transendensial secara universal dan selalu menjadi agenda utama untuk mendewasakan iman para penganutnya. Hal ini dipertegas dengan berbagai Konsili untuk menjawab kehadiran wahyu Tuhan dalam berbagai jaman. Bahkan hingga sekarang berbagai dialog lintas agamapun sudah mejadi satu agenda lain untuk mengembangkan tangan Kristus dan meluruskan jalan bagi kehadiranNya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kekatolikan sendiri selayaknya menjadi iman yang terarah dengan model katekumen dan pemahaman mengenai karya-karya Tuhan terutama dalam perjanjian baru lebih dipahami dengan bantuan para imam. Para awam Katolik tidak memahami karya-karya Tuhan dengan pemahaman yang berbeda satu sama lain. Gereja Katolik menjadi satu kesatuan yang besar namun universal, sesuai dengan arti kata Katolik sendiri yang berarti universal. Maka itu konsep kasih yang diajarkan oleh Yesus merupakan misi utama Gereja yang terus diemban dari waktu ke waktu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Yesus sendiri adalah seorang Yahudi dengan agama Yahudi dan tidak pernah memiliki maksud membentuk sebuah keyakinan baru, apalagi keyakinan baru dengan nama Kristen. dalam Kitab Suci Perjanjian Baru Yesus sendiri bersabda bahwa kehadirannya bukan untuk meniadakan hukum taurat tapi untuk menggenapinya. Jika pada perkembangannya Kristianitas menjadi berbeda dengan keyakinan Yahudi itu hanya semata-mata karena bangsa Yahudi menolak ajaran-ajaran Yesus.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<div id="attachment_71" class="wp-caption alignleft" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-71" title="screen2" src="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2009/01/screen2.jpg?w=300&#038;h=225" alt="The Cryptex" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">The Cryptex</p></div>
<p style="text-align:right;">Ajaran Kristen hanya menggaris bawahi moralitas etika yang sebenarnya sudah ada didalam masyarakat. Kristen tidak bertujuan untuk membentuk karakter tersendiri dalam sebuah komunitas berbudaya. Seperti tujuan Kristus, Kristen –demikian juga dengan ajaran lainnya- bertujuan mengantar manusia kepada Sang Khalik dan membangun relasi secara pribadi denganNya. Dengan demikian manusia menjadi makhluk yang utuh sempurna yang berbeda dengan ciptaanNya yang lain. Dan peradaban manusia dibangun atas kesadaran kasih. Gereja Katolik sendiri menolak berbagai sikap yang memecah belah komunitas dunia. Perbedaan pandangan maupun keyakinan bukan alasan untuk meruntuhkan kemanusiaan melalui beragam tindakan-tindakan biadab yang menjadikan manusia sama dengan binatang. Bukan dengan pembunuhan manusia harus mempertahankan keyakinannya, bukan dengan ancaman, intimidasi, ataupun peperangan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan berpaling pada ajaran-ajaran universal tentang kebaikan Tuhan, kita lebih bisa memahami kemanusiaan kita dihadapan Tuhan. agama bukan alat untuk membedakan mana ciptaanNya dan mana yang bukan, mana yang direstui dan mana yang bukan. Keyakinan itu ada sejauh relasi manusia dengan Tuhannya memiliki keintiman secara pribadi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Jadi tidak ada alasan untuk memerangi media-media seperti The Davinci Code apalagi dengan kekerasan untuk menghentikan praktek yang dianggap sebagai penodaan agama. Kedewasaan kita sebagai manusia beriman menuntut kita untuk beragama dalam konteks spiritual yang transenden, “berkeyakinan dengan budaya”. Berbeda dengan “budaya berkeyakinan” yang hanya mengedepankan simbol-simbol dan praktek-praktek keagamaan yang hanya berlatar belakang seremonial semata.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan memiliki standar budaya beragama yang lebih dewasa, bangsa Indonesia akan lebih mampu untuk meredam berbagai sikap resistensi yang tidak masuk akal, dengan menghentikan pengkotakan komunitas, membina pergaulan yang lebih inklusif dan mengembangkan pola gotong royong dan kerjasama yang erat yang telah dicontohkan para pendahulu. Dengan begitu, pembangunan bangsa yang lebih berkualitas akan bisa dicapai bersama.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Diawal tahun baru 2009, film The Davinci Code telah menandai pola baru yang lebih dewasa dalam berkeyakinan. Karena kebenaran bukan persoalan simbol-simbol keagamaan yang bersifat fana, melainkan sebuah keyakinan yang berasal dari lubuk hati yang paling dalam, tempat Tuhan bersemayam. Disitulah kebenaran yang sejati bisa kita temukan. Demikian juga dengan <em>Holy Grail, Biarawan Sion, </em>atau<em> Kesatria Templar</em> telah menjadi sejarah bagi Gereja Katolik Roma dan menjadi kebenaran sejati didalam keyakinan. Dan hal tersebut tidak akan dipertaruhkan oleh sebuah cerita novel atau film yang hanya bersifat melegendakan fakta. Karena bereaksi dengan protes dan kekerasan sama dengan menuntut “gigi ganti gigi” yang akan menjadi lingkaran setan sehingga menggagalkan tujuan hakiki agama dan mereduksi kemanusiaan. [candria]</p>
<br />Posted in Budaya, Opini Tagged: The Davinci Code <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/58/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/58/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/58/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=58&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/01/the-davinci-code-dan-pendewasaan-iman-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2009/01/screen2.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">screen2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>The Davinci Code, dan Pendewasaan Iman (1)</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/01/the-davinci-code-dan-pendewasaan-iman-1/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/01/the-davinci-code-dan-pendewasaan-iman-1/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Jan 2009 17:20:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[The Davinci Code]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://candriawijaya.wordpress.com/?p=50</guid>
		<description><![CDATA[Masih ingat cerita mengenai konspirasi Tahta Suci Vatican dalam film “The Davinci Code”? film ini merupakan cerita lama yang diadaptasi dari sebuah novel karya Dan Brown, seorang pengarang novel terkenal yang telah menelurkan karya-karya novel yang sangat sensasional. The Davinci Code sendiri merupakan karya terlaris sepanjang tahun 2003 di Indonesia. Sayang sekali saya tidak menyukai [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=50&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<div id="attachment_69" class="wp-caption alignleft" style="width: 224px"><img class="size-medium wp-image-69" src="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2009/01/da-vinci-code.jpg?w=214&#038;h=300" alt="The DaVinci Code" width="214" height="300" /><p class="wp-caption-text">The DaVinci Code</p></div>
<p>Masih ingat cerita mengenai konspirasi Tahta Suci Vatican dalam film “The Davinci Code”? film ini merupakan cerita lama yang diadaptasi dari sebuah novel karya Dan Brown, seorang pengarang novel terkenal yang telah menelurkan karya-karya novel yang sangat sensasional. The Davinci Code sendiri merupakan karya terlaris sepanjang tahun 2003 di Indonesia. Sayang sekali saya tidak menyukai cerita-cerita novel, makanya saya sendiri justru tidak mengikuti cerita novelnya. Karya ini kemudian diangkat ke layar bioskop pada tahun 2006 dan menjadi salah satu film dengan rating yang sangat sukses di dunia, termasuk di Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pertama kali menyaksikan film tersebut, saya kurang begitu paham duduk perkara yang sebenarnya. Karena ternyata cerita tersebut merupakan bagian kedua dari trilogy<span> </span>yang mesti diikuti dari cerita sebelumnya yang berjudul “Malaikat dan Iblis” (Angels &amp; Demons). Namun demikian cukup jelas bagi saya bahwa film tersebut berkisah mengenai konspirasi yang dilakukan Gereja Katolik Roma yang berpusat di Vatikan untuk menyembunyikan identitas Yesus sebagai manusia dan mempertahankanNya sebagai Tuhan, yang selayaknya diyakini oleh umat Kristiani. Kisah tersebut berputar tentang Gereja Vatikan yang mengemban misi untuk mempertahankan cerita-cerita sejarah yang sudah dibentuk oleh Gereja Katolik selama berabad-abad. Di dalam film tersebut digambarkan tentang ketakutan besar Gereja Katolik akan keyakinan yang mungkin runtuh dengan dibeberkannya berita kontroversial mengenai kisah Yesus. Agama Katolik akan berakhir dan kekuasaan Vatikan akan runtuh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dan Brown tidak dengan jelas memberikan alternative keyakinan yang lebih baik selain Katolik, di dalam cerita tersebut. Sehingga saya yakin bahwa cerita tersebut bukan dilatar belakangi tujuan untuk memurtadkan pengikut Kristus. Cerita tersebut terlihat murni sebagai karya seni dengan motivasi bisnis dengan tujuan-tujuan komersial. Dan Brown seolah meluruhkan fakta sejarah tentang Gereja Katolik tapi tidak mengangkat agama lain sebagai tandingan terbaik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Tentu saja untuk meluruhkan ajaran Katolik dan memurtadkan pengikut Kristus tidak semudah itu. Karena pada dasarnya mengikuti Kristus bukan merupakan pilihan manusia, tapi pilihan Tuhan. Yesus sendiri bersabda “Bukan kamu yang memilih aku, tapi aku yang memilih kamu”. Dengan kata lain Kristianitas bukan karya manusia yang bisa dibatalkan oleh manusia semaunya. Umat Kristiani sendiri dipilih oleh Tuhan Yesus meskipun tidak semua Kristiani adalah pilihanNya. Fenomena “pemurtadan” bukan menjadi inti utama kekawatiran Gereja atas dasar pilihan Tuhan tersebut. Katolik sendiri ditegakkan untuk mengantarkan manusia kepada Ilahi secara pribadi. Jika diluar Katolik seseorang dapat menemukan Tuhan secara pribadi, diapun berhak untuk masuk kedalam Kerajaan Surga. Tentunya untuk mencapai syarat itu dibutuhkan kejujuran untuk mencari Tuhan dengan penuh ketulusan. Dengan begitu tidak ada istilah pemurtadan secara radikal, jika seseorang meninggalkan Gereka Katolik untuk menyakini Tuhan dari agama lain. Karena Tuhan juga bisa ditemukan diluar Katolik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Mungkin hal ini menjadi satu diantara banyak hal yang menjadi alasan Gereja Katolik tidak mengeluarkan pernyataan keras atau kecaman baik secara resmi maupun tidak resmi. Tidak juga di Gereja Katolik di Indonesia meskipun hanya pada level Gereja Paroki atau kaum awam sekalipun. Tapi mungkin terlalu sempit berbicara tentang kaum awam Katolik, karena lingkupnya yang terlalu kecil dan subjektif. Meskipun komentar kaum awam berbeda-beda, tapi secara umum stimulus ini tidak membangkitkan gelombang kekerasan yang berujung pada penghujatan maupun tindakan anarki. Dan Brown sendiripun tetap bisa berkarya dengan tenang dengan projek-projek baru selanjutnya dan tidur dengan lelap ketika saatnya istirahat. Saya rasa demikian. [berlanjut ke 2]</p>
<br />Posted in Budaya, Opini Tagged: The Davinci Code <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/50/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/50/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/50/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=50&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2009/01/01/the-davinci-code-dan-pendewasaan-iman-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2009/01/da-vinci-code.jpg?w=214" medium="image">
			<media:title type="html">The DaVinci Code</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Apa itu airsoftgun?</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/12/30/apa-itu-airsoftgun/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/12/30/apa-itu-airsoftgun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Dec 2008 18:25:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobiku]]></category>
		<category><![CDATA[Airsoftgun]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://candriawijaya.wordpress.com/?p=30</guid>
		<description><![CDATA[Airsoftgun atau dengan nama lain BB gun pada awalnya merupakan mainan senjata api yang terbuat dari bahan plastik. Ukurannya tidak begitu besar dan hanya pas jika dipegang ukuran tangan anak kecil. Pelurunya terbuat dari plastik yang umumnya dulu berwarna kuning dan jika ditembakkan tidak memiliki efek samping apapun, kecuali jika terkena bagian vital seperti mata. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=30&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;     &lt;![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<p><!--[if gte mso 10]&gt;--> <!--[endif]--></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<div id="attachment_33" class="wp-caption alignnone" style="width: 531px"><img class="size-full wp-image-33" title="kobra10501" src="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2008/12/kobra10501.jpg?w=521&#038;h=171" alt="Avtomat Kalashnikova (AK Series)" width="521" height="171" /><p class="wp-caption-text">Avtomat Kalashnikova (AK Series)</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Airsoftgun atau dengan nama lain BB gun pada awalnya merupakan mainan senjata api yang terbuat dari bahan plastik. Ukurannya tidak begitu besar dan hanya pas jika dipegang ukuran tangan anak kecil. Pelurunya terbuat dari plastik yang umumnya dulu berwarna kuning dan jika ditembakkan tidak memiliki efek samping apapun, kecuali jika terkena bagian vital seperti mata. Dulu BB gun merupakan model tiruan senjata api dengan ukuran lebih kecil, pendek dan memiliki bentuk yang imajinatif (sama sekali tidak sama dengan aslinya). Pasar mainan ini umumnya adalah anak kecil.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">cara kerja BB gun hanya memiliki satu system, yaitu “spring”. Artinya mainan tersebut bisa ditembakkan jika sebelumnya dikokang. Dengan menarik kokang maka per akan tertarik dan memampatkan udara kedalam tabung kecil. udara inilah yang jika dilepas akan memberikan tekanan pada peluru BB untuk melontar keluar.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dewasa ini airsoftgun bukan lagi mainan anak-anak mengingat kecelakaan yang dapat ditimbulkan dari mainan ini. Bahayanya menggunakan mainan ini tidak terkontrol oleh anak-anak sehingga kecelakaan yang ditimbulkan akan sangat parah hingga menimbulkan kebutaan jika terkena mata.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kini airsoftgun menjadi monopoli orang dewasa dan dimainkan dengan dalih olahraga. Mereka memanipulasi bentuk senjata api aslinya (real steel) sehingga airsoftgun sekarang ini lebih dikenal sebagai mainan orang dewasa ketimbang mainan anak-anak. Airsoftgun memiliki bentuk sama persis seperti aslinya dengan skala ukuran 1:1 (satu berbanding satu) dan berat yang bervariasi tergantung dari material badan dari airsoftgun. Berat airsoftgun sendiri bisa mencapai 4kg atau bahkan bisa lebih berat daripada senapan aslinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dengan beberapa inovasi, airsoftgun memiliki cara kerja yang sangat bervariasi. Umumnya kita mengenal cara kerja airsoftgun dalam tiga cara. Yaitu, dengan menggunakan per yang biasa disebut “spring”, menggunakan gas, dan menggunakan listrik (baca=AEG (Automatic Electric Gun)).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Namun AEG sendiri terbagi menjadi<span> </span>dua dengan kehadiran versi kelas rendah dengan menggunakan daya batrei yang lebih rendah. Jenis ini disebut sebagai LPEG (Low Power Electric Gun).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<div id="attachment_40" class="wp-caption alignnone" style="width: 301px"><img class="size-medium wp-image-40" title="cqb1" src="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2008/12/cqb1.jpg?w=291&#038;h=300" alt="Close Quarter Battle" width="291" height="300" /><p class="wp-caption-text">Close Quarter Battle</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">LPEG ini memiliki mesin atau gearbox menggunakan bahan plastik, dan daya batrei disesuaikan dengan menggunakan daya rendah untuk menghindari kerusakan pada gearbox. Hal inilah yang menyebabkan perputaran gigi tidak terlalu kencang dengan rentetan tembakan yang kurang padat. Dengan system kerja seperti ini, LPEG memiliki kecepatan lari peluru ber-fps rendah dengan jarak efektif yang juga rendah dibanding AEG.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Untuk jenis gas, pelontaran peluru didorong oleh semburan gas tabung yang terintegrasi dengan mag peluru dibagian handgrip. Jenis ini kebanyakan tersedia dalam bentuk handgun. Karenanya airsoftgun jenis ini tidak bisa menggunakan system otomatis. Jenis airsoftgun lainnya yang menggunakan daya dorong gas ini adalah senapan shotgun. [candria]</p>
<br />Posted in Hobiku Tagged: Airsoftgun <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/30/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/30/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/30/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=30&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/12/30/apa-itu-airsoftgun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2008/12/kobra10501.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">kobra10501</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2008/12/cqb1.jpg?w=291" medium="image">
			<media:title type="html">cqb1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hobi Airsoftgun</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/12/29/hobi-airsoftgun/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/12/29/hobi-airsoftgun/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Dec 2008 02:38:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobiku]]></category>
		<category><![CDATA["Bermain dan berimajinasi"]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://candriawijaya.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Akan sangat menyenangkan sekali kalau kita bisa mengenal diri kita melalui hobi. Hobi bagi saya merupakan kebiasaan yang menyenangkan dan memiliki rating tinggi didalam kehidupan sehari-hari. Hobi biasanya dilakukan untuk mengisi waktu luang maupun mencari kesenangan terutama jika kita dalam keadaan kurang “mood”. Dengan hobi kita dapat menghibur diri kita sendiri dan bahkan mengembangkan diri [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=9&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Akan sangat menyenangkan sekali kalau kita bisa mengenal diri kita melalui hobi. Hobi bagi saya merupakan kebiasaan yang menyenangkan dan memiliki rating tinggi didalam kehidupan sehari-hari. Hobi biasanya dilakukan untuk mengisi waktu luang maupun mencari kesenangan terutama jika kita dalam keadaan kurang “mood”. Dengan hobi kita dapat menghibur diri kita sendiri dan bahkan mengembangkan diri dengan produktifitas kita, sehingga hasilnya bukan hanya dapat dinikmati oleh kita sendiri tapi juga orang lain, terutama orang-orang yang memiliki hobi yang sama.</p>
<p>Semua orang pasti memiliki hobi, semua orang pasti memiliki kesenangan. Karena pada dasarnya setiap manusia dari masa balitapun sudah mulai dikenalkan dengan kesenangan. Melalui bermain atau bercanda. Dari proses itu kesenangan bisa menjdi sebuah kebiasaan dan berkembang menjadi sebuah hobi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Salah satu contoh kesenangan yang bersifat maskulin dan sangat digemari pada decade 80an adalah menonton film video. Saat itu banyak sekali beredar film-film perang, terutama perang Amerika melawan Vietnam seperti Rambo, atau film-film dengan tema kepolisian seperti SWAT, dan lain sebagainya. Film-film tersebut memiliki pengaruh yang sangat besar bagi perkembangan kejiwaan anak-anak pada masa itu, sehingga pada perkembangannya mereka menjadi berambisi untuk menjadi salah satu tokoh dalam peran film tersebut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Ini yang menjadikan banyak anak-anak membeli pistol mainan untuk bermain perang-perangan, berlatih beladiri untuk menjadi Jacky Chan di “Police Story”, atau bahkan ambisi yang lebih besar untuk menjadi seorang pengusaha film <span style="font-family:Wingdings;"><span>J</span></span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Dulu sekali, saya pernah memiliki ambisi menjadi Superman. Ambisi itu membawa saya untuk bermimpi mengenakan kostum Superman. Saya bayangkan seandainya warna merah, biru dan kuning itu melekat ditubuh saya. Saya bisa terbang, melakukan perjalanan jauh, dikenal banyak orang, dikagumi banyak orang, dan yang pasti saya akan setampan Clark Kent.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Saya juga pernah memiliki beberapa pistol mainan dengan karakter yang sama seperti aslinya. Bermain perang-perangan menjadi kesenangan yang sangat menghibur. Begitu gilanya dengan peran sebagai seorang polisi detektif dalam film “Hammer” di TVRI pada saat itu, membuat saya meniru kebiasaannya menaruh pistol revolver magnumnya di atas bantal. Pistol saya hanya terbuat dari plastik, namun kebiasaan ini berlangsung hingga saya remaja kelas 3 SMA.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Kesenangan yang sangat menonjol hingga saya dewasa (saat ini) adalah bermain dengan menggunakan pistol atau senjata mainan. Kesenangan ini menjadi sebuah hiburan yang paling menonjol karena ternyata kini banyak sekali wadah atau club bagi para pecinta senjata mainan atau replika senjata api.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Karena wadah ini adalah sebuah club, maka bermain perang-perangan bukan lagi seperti<span> </span>rutinitas masa kecil lagi. Bahkan selain bermain dengan puluhan anggota club kegiatan ini juga merupakan rutinitas yang memiliki disiplin waktu dan penampilan khusus. Sehingga permainan ini memiliki sensasi yang sangat berbeda dari masa kecil. Para pemain memiliki istilah khas untuk menterjemahkan kegilaan mereka dalam berpenampilan dengan menggunakan kata “narsis”.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Airsoftgun merupakan nama dari replika senjata ini. Bermain airsoftgun akan membawa kita pada sensasi menenteng senjata, petualangan, berperang dan menembak musuh dan merobohkannya meski hanya pura-pura. Permainan ini dilakukan secara kolosal tergantung jumlah anggota pemain. Kita bisa berperang dan saling bunuh namun tidak mati, itulah nikmatnya. Tidak takut mati untuk menjadi tentara, polisi, teroris, atau sandera. Begitu juga dengan penampilan, kita bisa menjadi tentara atau polisi<span> </span>lengkap dengan rompi anti peluru atau vest dan perlengkapan tempur lainnya sama seperti aslinya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<div id="attachment_22" class="wp-caption alignnone" style="width: 438px"><img class="size-full wp-image-22" title="dsci0030" src="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2008/12/dsci0030.jpg?w=428&#038;h=321" alt="Me in SWAT action" width="428" height="321" /><p class="wp-caption-text">Me in SWAT action</p></div>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;"><img src="/DOCUME~1/ISABEL~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /></p>
<p><img src="/DOCUME~1/ISABEL~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Pertama kali saya mengenal airsoftgun ketika saya masih duduk dibangku SMP. Saat itu ada seorang teman yang sudah memiliki airsoftgun berupa handgun beretta dengan cara kerja semi otomatis menggunakan daya dorong gas. Namun saya yakin saat itu mainan tersebut masih belum beredar di Indonesia.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Suatu saat pada tahun 1996, saat saya masih kuliah di Jogja saya melihat replika senjata itu dijual bebas di sebuah toko mainan. Dengan skala 1 banding 1 dan bentuk menyerupai aslinya saya tidak tahan untuk segera membelanjakan jatah uang kos tersebut dan menimang handgun beretta dan Magnum revolver dengan merek “Smith &amp; Wesson” yang belakangan saya tahu merek itu merupakan salah satu produsen senjata di Inggris.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">Meskipun hanya mainan dengan kualitas rendah dengan system kerja spring atau kokang dan hanya berharga Rp.12.000 (pada saat itu), namun pengalaman ini tidak pernah bisa saya lupakan. Inilah pengalaman saya pertama kali memiliki airsoftgun, pada tahun 1996. [candria]<span> </span><span> </span></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;">
<br />Posted in Hobiku Tagged: "Bermain dan berimajinasi" <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=9&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/12/29/hobi-airsoftgun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://candriawijaya.files.wordpress.com/2008/12/dsci0030.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">dsci0030</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="/DOCUME~1/ISABEL~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot.jpg" medium="image" />

		<media:content url="/DOCUME~1/ISABEL~1/LOCALS~1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Salam!</title>
		<link>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/09/26/salam/</link>
		<comments>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/09/26/salam/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Sep 2008 13:56:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>candriawijaya</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat datang di halamanku! halaman khusus mengupas tentang profilku. Posted in Uncategorized<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=1&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Selamat datang di </strong><strong>halamanku! halaman khusus mengupas tentang profilku.</strong></p>
<br />Posted in Uncategorized  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/candriawijaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/candriawijaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/candriawijaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/candriawijaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/candriawijaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/candriawijaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/candriawijaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/candriawijaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/candriawijaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/candriawijaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/candriawijaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/candriawijaya.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/candriawijaya.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/candriawijaya.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=candriawijaya.wordpress.com&amp;blog=4988306&amp;post=1&amp;subd=candriawijaya&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://candriawijaya.wordpress.com/2008/09/26/salam/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/e2a5b8aa2f82c6691130941993c5990a?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">candriawijaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
